Klarata adalah gabungan dua kata: “klar”, jelas, dan “data”. Nama itu sekaligus cara kerja kami. Bisnis jarang kekurangan kerja keras. Yang sering kurang adalah kejelasan: angka mana yang benar, proses mana yang bocor, dan keputusan apa yang harus diambil bulan ini, bukan tahun depan.
Kami membantu pemilik bisnis yang sedang bertumbuh mengambil kembali kendali lewat tiga hal yang selalu berurutan: data dan pelaporan yang bisa dipercaya, operasi yang diperbaiki dari bukti, lalu sistem kontrol yang menjaga keduanya.

Klarata dikerjakan dan dipimpin langsung oleh pendirinya, Wildan Saefudin. Tidak ada pekerjaan yang diserahkan ke analis junior: orang yang Anda ajak diskusi di awal adalah orang yang membaca data Anda, menulis rekomendasinya, dan mendampingi pengerjaannya.
Pengalaman lintas operasional bisnis, pelaporan manajemen, dan pengendalian biaya adalah bahan bakunya. Setiap kerja sama dimulai dari Business Diagnostic, dan setiap angka yang kami sampaikan bisa Anda periksa kembali ke sumbernya.
Wildan SaefudinPendiri & Konsultan Utama, Klarata Advisory
Setiap rekomendasi menunjuk ke bukti: sel, dokumen, atau catatan wawancara. Bila buktinya belum ada, kami bilang belum ada.
Bila angka Anda menunjukkan perbaikan tidak sebanding dengan biayanya, rekomendasi kami adalah berhenti atau mengecil. Menjual tahap yang tidak Anda butuhkan adalah cara tercepat menghancurkan nama.
Semua harga ada di situs ini dan di dokumen penawaran. Tidak ada angka yang baru muncul setelah Anda terlanjur jauh.
Setiap tahap berakhir dengan serah terima dan tim yang mampu menjalankan sistemnya tanpa kami. Ketergantungan bukan model bisnis kami.
Sebelum Klarata berdiri, pendirinya mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ini di perusahaan tempatnya bekerja dulu. Nama perusahaannya tidak kami tulis, karena yang relevan untuk Anda adalah pola pekerjaannya dan hasil yang terukur, bukan tempatnya. Angka-angkanya ditulis sebagaimana tercatat pada saat itu.
Material nikel kadar rendah yang bertahun-tahun diperlakukan sebagai limbah ternyata bisa dijual ke pasar pengolahan (HPAL), asal biaya angkut ulangnya rendah. Pendiri kami menyusun rencana bisnis, kelayakan, dan struktur biaya per tonnya, lalu mendampingi eksekusinya di lapangan. Hasilnya: 3,6 juta ton material dipindah dan dijual, biaya rehandling aktual terpantau di kisaran US$2 per ton, dan ketergantungan pada kontraktor luar yang lebih mahal berkurang.
Laporan manajemen yang tadinya disusun manual berjam-jam dibangun ulang alurnya: input operasional didekatkan ke waktu nyata, lalu dihubungkan ke dasbor yang dibaca manajemen. Laporan yang semula butuh 4 jam selesai dalam 5 menit, dan penyimpangan kinerja di lapangan terlihat jauh lebih cepat untuk ditindaklanjuti.
Sebuah perusahaan yang prosesnya belum jelas, dokumennya tersebar, dan persetujuannya lambat dibantu membangun sistem operasinya: SOP, KPI, pengendalian dokumen, dan alur persetujuan, memakai kerangka Balanced Scorecard, OKR, dan ISO 9001:2015. Siklus keputusan membaik dari 5 hari menjadi 1 hari, dan kepemilikan tiap proses menjadi jelas.
Penjualan yang selama ini berjalan lewat pihak ketiga dibangun menjadi unit trading internal di dalam grup yang sama, lengkap dengan alur eksekusi, visibilitas harga, dan pelaporannya. Dalam 3 bulan unit ini mencapai pendapatan sekitar US$2,8 juta per bulan dengan margin yang sehat, dan margin yang tadinya dinikmati pihak ketiga kembali ke grup.
Jalur pendiri: Market Analyst, lalu Data Analyst, Business Data Analyst, hingga Head of Strategy and Business Planning, bekerja sejak 2011. Metode yang dipakai dalam pekerjaan-pekerjaan di atas antara lain Six Sigma, QCC, dan TPS (Toyota Production System).
Diskusi Gratis, tanpa presentasi penjualan. Anda bercerita, kami mendengarkan dan memberi pandangan pertama yang jujur, termasuk bila pandangan itu adalah “Anda belum perlu kami”.